Assalamualaikum Selamat datang di Blog Dunia Psikology created by Dellima

Engkau Bagaikan Tanaman Bunga Harum atau Bagaikan Pohon yg berbuah manis dan lebat

 Assalamualaikum Warahmatulahi Wabarakatuh..

Alhamdulillahirobbil a'lamin segala Puji bagi Allah yg masih mengizinkan Jiwa ini bersemayam di dalam raga, yg masih bisa menginjak bumi ini semata-mata untuk beribadah dan memperbanyak Amal taat kepadanya dan mencari Keridhoannya dengan berbagai cara serta upaya, Segala Puji Bagi Allah Pemilik Arrasy yg Agung,dialah Tuhan Pemilik Semesta ,Maha Tunggal tiada yg sebanding dan setara dengannya Maha Tinggi Allah tak dapat di lukiskan dengan kata-kata, berkat Izin Allah masih mempertemukan kita di Bulan Suci Penuh ampunan ini yakni Bulan Ramadhan, jadikanlah setiap detik momentum Ramadhan ini menjadi bekal kita untuk kembali Bertaubat kepadanya, manfaatkan untuk mencari Keridhoannya dan beramal Taat semaksimal mungkin,sekonsisten mungkin hingga menjadi kebiasaan nanti walau tidak bersama dengan Bulan Ramadhan lagi.

Allahuma Sholi a'la Sayyidina Muhammad Wa a'la Alihi Wa Ashobihi Wa Umatihi Aj'main Serta Sholawat dan Salam semoga selalu tercurahkan kepada Junjungan kita ,Panutan Kita Baginda Rasulullah Shallallahu A'laihi Wassalam beserta Keluarganya,Para Sahabatnya serta Umat yg mengikutinya Hingga akhir Zaman, berkat Beliaulah dan Akhlakul Kharimah beliau kita dapat mengetahui Apa itu Bulan Ramadhan,Bagaimana Melaksanakan Puasa di Bulan Ramadhan Beliaula yg mengajari Kita Wahyu yg di dapatkannya dari Allah Subhanahuwata'ala, Beliau sangat Sayang kepada Umatnya , maka Sepantasnya lah bagi Beliau Kecintaan kita melebihi Cinta kita pada Diri Sendiri,orang tua , karib kerabat atau selainnya Hanya Allah dan Rasul lah yg harus selalu kita Utamakan agar kita Selamat menempuh Perjalan Hidup dunia menuju Tempat berpulang kita yg abadi Yakni Akhirat menuju Kepada Rabb Kita Allah Subhanahu wata'ala.

Serta Doa untuk Soulmate semua,dimanapun kalian berada Jazakumullah Khairan Barakallahu Fikum terimakasihh banyak telah menyempatkan Waktu untuk membaca Blog ini,semoga menjadi Wasilah kita menjemput Hidayah,Penghibur Hati yg sedang Gundah dan tentunya sebagai perenungan bagi diri Pribadi dan Kita Semua tentu Saja berkat Pertolongan dan Izin Allah Subhanahu wata'ala. Semoga Soulmate semua diberikan Allah Kesehatan Iman dan Imun yaa.

Assalamualaikum Soulmate, kali ini wecareyoursoul bakal bahas tema "Engkau Bagaikan Tanaman Bunga Harum atau Bagaikan Pohon yg berbuah manis dan lebat" , kok malah di ibaratin Tanaman sih? Yuk di baca dulu sampai tuntas filosofi di balik tema di atas.

Berawal dari sebuah perenungan ,kebetulan Penulis sangat menyukai tanaman dan sedang menggalangkan Go Green karna ada Sebuah hadist yg menyatakan" Tidaklah seorang menanam Pohon sehingga di makan oleh Binatang atau manusia maka itu menjadi sedekah baginya" masih ada lagi beberapa hadist tentang keutamaan menanam tanaman serta manfaatnya juga baik untuk kita yakni tanaman mampu mensuplai Oksigen  untuk keberlangsungan hidup kita dan anak cucu kita,melindungi kita dari Panasnya terik Matahari , mengurangi efek Pemanasan Global, serta mencegah banjir dan longsor  juga karna akar tanaman yg kuat bisa menahan tanah dan menyerap air,  sehingga Perlulah kita semua sangat perduli kepada Tanaman, oke kembali ke perenungan Penulis yg suatu ketika memberi pupuk pada tanaman ,Soulmate tau sendiri bau pupuk yg tidak sedap ,kotor dan bahkan menjijikan jika di lihat , tapi tahukah kamu Soulmate,Ketika tanah itu di beri Pupuk maka yg terjadi tanah tersebut menjadi Subur dan menciptakan unsur hara yg di perlukan untuk kehidupan Tanaman,maka tanaman menjadi tumbuh subur,sehat ,cepat Berbunga dan berbuah, merenungi kejadian di atas kita bisa mengambil Hikmah jika kita ini Prosesnya sama seperti Tanaman Bunga Harum atau Bagaikan Pohon yg berbuah manis dan lebat jika di beri Pupuk dan tahukah Soulmate Apa itu Pupuk bagi Kita?

Pupuk bagi kita yakni Hinaan dan caciaan,Kata - kata Kasar yg di tujukan kepada Kita ,dalam Proses kita bertumbuh maka akan semakin banyak cercaan cobaan kita tergantung kualitas diri kita dan kadar Ketaqwaan kita masing-masing, tentunya Hinaan,cacian Hujatan itu jika masuk kedalam hati, di dengar telinga atau kita lihat jika itu berupa chat atau yg berifat Visual yg ditujukan kepada kita ,maka sungguh tidak menyenangkan,membuat dada kita sesak karenanya ,Emosi kita di Uji,ingin rasanya meluapkan kembali apa yg di lempar orang lain kepada kita tetapi dengan kita menumpahkan kembali Pupuk itu keorang lain ,Justru Kita mentransfer kembali Unsur hara dan membuang energi kita secara percuma sehingga kita tak dapat tumbuh dengan baik.

Tahukah kamu Soulmate,Jika setiap Cercaan,Hinaan Ghibah fitnah yg di tujukan kepada kita itu berarti kita sedang menerima transferan Pahala dari setiap perkataan yg di tujukan kepada Kita Soulmate ,Justru kita harus senang mendapat pahala tanpa harus bersusah payah bergerak seperti Ibaratnya Tanaman yg tak meski bergerak Hanya diam diatas tanah tetapi di beri Pupuk oleh Pemiliknya, malah membalas Pemiliknya dengan Tumbuh dan menghasilkan Bunga yg harum serta Buah yg manis yg dapat di makan Pemiliknya, Begitu juga kita Soulmate sebenarnya Orang yg sering menghina ,mencaci , menghibah kita itu karna mereka Sayang kepada Kita ,mereka membagi pahalanya secara percuma,mereka melakukan itu untuk bahan koreksi kita apa benar yg di katakan maka kita buktikan ke mereka dengan Hasilnya Bunga yg Harum dan Buah yg manis yg dapat kita berikan ke mereka sebagai balasan kebaikan mereka tersebut ,tolakla perbuatan buruk dengan cara yg lebih baik.

Dengan Cacian dan Hinaan yg kita Ibaratkan Pupuk bagi kehidupan kita itu,kita akan meminimalisir Emosi kita,kita tidak akan sedih ,kecewa dan Marah atas Hinaan dan Hujatan yg di lakukan kepada kita,ingat ibaratkan itu Pupuk dan kelak jika kita bisa menyerap Pupuk tersebut sebagai bahan Koreksi dan Perbaikan diri kita maka kita Insyaallah Akan Berbunga Harum dan Berbuah Manis, Artinya Apa Kelak Kita akan di Angkat Derajat oleh Allah menjadi Mulia dari Orang yg menghina kita serta kita bisa memberikan manfaat kepadanya.

Selain itu Soulmate,Bukankah Allah memberikan suatu Peluang bagi Orang yg terdzolimi,bahwa Doa Orang yg sedang terdzolimi itu mustajab yakni akan di kabulkan saat itu juga,jadi manfaatkan sebaik-baiknya momentum ketika kita mendapat Cacian,Hinaan terutama bagi yg sering di bullying,  di Ghibahi atau di Fitnah jadikan ini moment Kita berdoa,tentunya tak Lupa mendoakan kebaikan kepada Pelaku yg melakukan hal tersebut kepada Kita agar mereka mendapat Rahmat Allah berkat Kepeduliannya kepada diri Kita, So Soulmate di manapun Kalian berada yg sedang sedih,Gundah mendapat Cacian ,Hinaan dan Hujatan padahal kalian sudah melakukan yg terbaik,atau memiliki kekurangan jangan berkecil hati ingat yaa Jadikan setiap Cacian Hinaan orang lain sebagai Pupuk yg justru dapat membuat mu Tumbuh Berbunga Harum atau Berbuah manis nan Lebat. Chers Up , tetap tersenyum.

Semoga Kita Semua dapat mengambil Ibroh dan Hikmah dari setiap Tulisan ini Soulmate ,Jazakumullah Khairan Barakallahu Fikum Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh



Cinta Tulus Murni Kita Kepada Makhluk di Bumi yg lain Merupakan Refleksi Kecintaan Allah Subhanahu Wa taa'la kepada Hambanya

 Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh..

Segala Puji Syukur,Keagungan Allah Subhanahuwataa'la , yg selalu dicurahkan kepada Hamba -hambanya tanpa perhitungan dan tanpa Pilih Kasih, baik yg Beriman maupun yg belum beriman tetap diberikan Rahmat dan Kasih Sayangnya hingga saatnya nanti di berikan hari Pembalasan yg setimpal atas segala perbuatan, Segala Puji hanya Pantas di tujukan kepada-Nya Allah Azzawajala ,berkat Limpahan Rahmat dan Kasih Sayangnya la Kami dapat kembali menuangkan Tulisan2 di blog ini, semoga Menjadi Jalan Hidayah untuk kita semua ,menjadi bahan perenungan bagi diri Pribadi yg Dhoif dan Hina ini yg tak pernah Luput dari Kesalahan kecuali Jika Allah menghendaki Kebaikan dan memberikan Pertolongannya agar Kami bisa tetap Istoqomah berada di Jalannya.

Allahuma Sholi A'la Sayyidina Muhammadin Wa a'la Alihi Waashobihi Wa Umatihi Aj'main serta Salam dan Sholawat Kita Haturkan Kepada Rasullullah Shallallahu A'la Sayyidina Muhammad Beserta Keluarga nya, Para Sahabatnya dan Umatnya yg mengikutinya Hingga Akhir Zaman, Karena Berkat Perjuangan Beliau,Kesabaran Beliau, Semangat Jihad Rela Berkorban Tanpa Pamrih Beliaula dan Sikap Tunduk Patuh Total Beliau Kepada Allah yg menjadikan kita bisa merasakan Nikmat Islam, dan terlepas dari Zaman Kejahilan , Kemungkaran serta Perbudakan.

Serta Doa untuk Soulmate semua, yg menyempatkan Waktunya untuk membaca Blog kami sejenak, semoga Kita semua mengambil Hikmah dan Ibroh dari setiap Tulisan yg ada di Blog ini, serta mohon di koreksi jika terdapat kekeliruan dari Kami yg menulis ini agar dapat menjadi bahan Perbaikan kami untuk lebih baik lagi di kemudian hari..

Assalamua'laikum Soulmate,Semoga Selalu Sehat dan dalam limpahan Rahmat Allah Subhanahu Wata a'la... Tema kali ini yg mau kita Bahas adalah " Cinta Tulus Murni Kita Kepada Makhluk di Bumi yg lain Merupakan Refleksi Kecintaan Allah Subhanahu Wa taa'la kepada Hambanya".

Berawal dari Perenungan Penulis terhadap Seekor Kucing,  yg kebetulan Penulis memiliki Peliharaan Kucing kesayangan yg sangat di sayangi , si Kucing ini di rawat dari benar -benar masih bayi,di beri perawatan yg baik, makanan dan asupan yg lain di penuhi, serta sangat menperhatikan kebersihannya, ketika kucing ini akan keluar Pagar Rumah pun Penulis sungguh Khawatir jika nanti Kucing ini hilang atau di ambil orang lain.

Akhirnya Penulis memutuskan membawa Kucing Ke Kamar, tetapi ternyata Kucing ini pipis di atas Sprei yg baru di ganti oleh Penulis , tetapi herannya Saya tidak merasa Marah atau jengkel ,saya angkat seprei itu ,saya bersihkan air kencing kucing tersebut dengar air yg di beri sabun lalu saya sikat dan menjemur kasur tersebut,serta mencuci  sprei tersebut. Itu kali pertama Kucing Saya kencing di atas kasur Saya, Ibu Saya yg melihat marah kepada Saya dan menyuruh saya agar menaruh kucing itu di luar,akhirnya Saya turuti keinginan Ibu Saya,Kucing Saya Saya letakkan di luar.

Keesokan Harinya, ketika Saya Pulang kerja Saya melihat kucing saya,rasanya melihat mukanya yg lucu lelah saya hilang, setelah saya membersihkan diri dan punya waktu senggang untuk bersantai saya kembali bermain dengan kucing Saya, Saya pun ajak kucing Saya bermain lagi di kamar , karena hanya sebentar pikir saya tak mungkin dia pipis lagi di atas kasur ,tetapi benar Saja untuk kedua kalinya Kucing Saya Pipis lagi di atas Kasur, herannya Saya tidak merasa Marah,saya menutupi kesalahan kucing saya dengan merahasiakan jika kucing Saya Pipis lagi di Kasur Saya diam-diam membersihkan lagi Kasur Saya Menyikatnya dengan Air Sabun, lalu Saya angin-anginkan dengan kipas kalau di jemur akan ketahuan Ibu saya agar Beliau tidak marah saya sebisa mungkin menutupi hal tersebut, lalu spreinya Saya Cuci lagi, Setelah itu saya memeluk Kucing Saya dan menatapnya dan berjanji tidak akan membiarkan kucing saya masuk ke kamar Saya lagi, tiba - tiba Saya tertegun Ingat kepada Kasih Sayang Allah, dalam hati Saya berkata " Begini Rasanya Ternyata Perumpamaan Kucing yg kencing di atas Kasur Majikannya yaitu seperti Manusia yg sering Kali berbuat Maksiat mengotori  diri dengan dosa itu sama saja menghinakan Allah Subhanahu wataa'la yg Mahasuci, tetapi Kasih Sayang Allah yg tulus kepada Hambanya , Allah tak Langsung menghukum Hambanya di biarkan Hambanya hingga Sadar sendiri lalu di sucikannya Lagi Hambanya dengan Memberinya Hidayah Taubat lalu si Hamba kembali mengotori diri dengan Perbuatan Dosa , Lalu Allah Mensucikannya Lagi dengan Memberinya Hidayah Penyesalan untuk Taubat dan Menutupi Aib-aib kesalahannya,lalu Kejadian saya berjanji tidak akan membiarkan kucing saya masuk ke kamar lagi, itu seperti Allah yg menjaga Hambanya menutup semua Akses Hamba untuk melakukan Maksiat ,Hal tersebut bisa dengan cara yg bermacam-macam yakni seperti menyulitkan perbuatan nya ketika ingin melakukan dosa, menyempitkan rezekinya karena Allah tau Rezeki itu akan di pergunakan untuk melakukan dosa ataupun menghalangi suatu perkara yg akan menyebabkan si Hamba terjebak dalam maksiat dan dosa,  dari Kejadian Kucing tersebut Saya menemukan Hikmah Besar dibaliknya seketika Air Mata Saya Menetes karena Terharu akan Kasih Sayang Allah kepada Hamba-hambanya. 

Soulmate..Apakah Pantas kita mencoreng Ke Sucian Tuhan Kita Allah Subhanahu wata'ala dengan berbuat Dosa di hadapannya sedangkan Allah melihat semua perbuatan kita? Kita mengaku Hamba Allah,tapi kita Tega mencoreng Nama Baik Tuhan kita?Salah Satu Sifat Allah yaitu Qudus artinya Suci Allah Subhanahu wataa'la itu Suci tidak mungkin mempunyai Hamba yg Kotor,  Ketika kita berbuat dosa ..Orang-orang Kafir menyoraki kita dengan berkata " Itu Orang Islam banyak melakukan Kekejian, Zina, Korupsi atau sebagainya" .Apakah Kita tega mempermalukan Allah di hadapan orang -orang tersebut Maha Suci Allah dari yg mereka Katakan. Maka semoga kita bisa sama-sama mentafakuri,merenungi setiap kali jika kita ingin melakukan Dosa,kita sedang mencoreng Kesucian Tuhan kita ,kita sedang mengolok Olok Tuhan kita,Ibarat kucing tadi yg mengencingi Kasur Majikannya. Allah tempat kita bergantung, yg memberikan kita kehidupan dan menyediakan segala sesuatu yg ada di bumi tanpa kita upayakan semua telah ada ,Ikan di laut bukan kita menciptakannya,Binatang ternak Allah yg menciptakan, Tanaman-tanaman di bumi Allah yg mencipatakan ,Air dari Langit Allah yg menurunkan,Harta kekayaan yg kau miliki tak berguna jika Fasilitas bumi semua itu Allah cabut dari Muka Bumi ini,Apa bisa engkau Makan uang? Apa bisa engkau Meminum Uang? Mobil yg kau kendarai apa bisa mengeluarkan Air Susu? , Jadi coba renungkan lagi jika ingin melakukan dosa,  Bagaimana Adab kita kepada Pencipta Kita dan Penguasa Mutlak kita Allah Azzawajala Dia Maha Melihat Maha mendengar , Semua yg kita kerjakan dan lakukan akan ada Pembalasan, lalu ada yg bilang gini "Allah kan Maha Pengampun Maha Penyayang jadi Allah mengampuni semua dosa Hamba-hambanya" Iya memang lalu jika terhadap Allah yg sangat baik itu Kita tega mempermainkannya? Terhadap sesama manusia saja jika kita menemukan manusia yg baik saja,tak tega rasanya kita mempermainkannya, kecuali Orang-orang  yg tak punya perasaan,Yg Sudah Allah Kunci Mata Hatinya sehingga mau di beri Renungan Bagaimana pun tak akan bisa melihat Kemaha Baikkan Allah. 

Jadi Soulmate semoga kita Bisa merasakan getaran Kecintaan Allah berkat kita menyayangi Makhluk Bumi dengan tulus hal ini juga pasti di rasakan oleh seorang Ibu kepada Anaknya,Seorang Suami kepada Istri nya dan Anaknya jika mereka benar -benar tulus dalam menyayangi, semoga Kita Bisa memetik Hikmah dari setiap kejadian, Allahuma Inni Asa'luka Khusnul Khotimah, Allahuma Yaa Muqolibal Qulub Tsabit Qolbi A'la Dini' Amiin Yarabbal A'lamin, Jazakumullah Khairan Soulmate ,Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh. 💜

Experience Membantu Anak Pengidap ADHD dan OCD Part 3

Seperti rutinitas saya sebelumnya, Pagi ini saya mengecek kelas dan menanyakan anak -anak yg namanya masuk dalam daftar panggilan saya apakah masuk sekolah atau membolos kepada guru yg sedang mengajar di dalam kelas Alhamdulillah mereka semua masuk dan sedang belajar dengan semangat di kelasnya perasaan yg lega mengetahui hal tersebut.

Saya kembali menuju keruangan saya untuk mencatat perkembangan anak-anak tersebut di dalam skema saya , ketika saya menuju ruangan si Y ,siswa bimbingan saya menunggu saya seperti biasanya ,saya persilahkan Dia masuk,si Y memang sangat suka sekali untuk mengikuti bimbingan saya dia hampir tidak pernah absen selalu menunggu di depan ruangan saya lebih awal dari kedatangan saya,seperti biasa sebelum memulai bimbingan dan konseling saya selalu menganjurkan siswa/siswi saya untuk membaca Doa nya nabi Musa yg terdapat di dalam Q.S Thaha ayat 25-28 , dan membaca doa untuk meminta ilmu dan pemahaman dari Allah Azzawajala, saya selalu berpesan kepada siswa saya jika mereka melakukan kesalahan dalam proses bimbingan,atau kelupaan saya selalu menganjurkan mereka untuk beristigfar sampai mereka ingat sendiri baik itu hafalan atau materi yg sedang mereka pelajari,dan Alhamdulillah cara tersebut berhasil siswa/siswi saya bisa memperbaiki/mengingat tanpa perlu saya beritahu cukup mereka beristigfar sebanyak -banyaknya sampai mereka ingat sendiri Alhamdulillah berkat pertolongan dan izin Allah ,Allah mudahkan mereka dalam belajar.

Saat si Y sedang fokus pada hafalannya ,saya di depannya mengaji Al-Qur'an ,karena Saya percaya Al Qur'an mampu meningkatkan daya kerja Otak bagi yg membaca ataupun yg mendengarkan, ketika saya sedang asik membimbing Y , terdengar suara Salam "Assalamualaikum" dari arah dekat pintu ternyata si X dan mbaknya telah datang untuk melanjutkan konseling, Saya mengakhirkan bacaan AlQur'an saya dan menjawab Salamnya serta mencukupkan bimbingan saya dengan Y, saya mempersilahkan X dan mbaknya untuk duduk.

Saya menanyakan kabar keduanya dan menanyakan perkembangan X dirumahnya kepada Mbaknya, Alhamdulillah informasi yg baik yg saya terima , mbaknya berkata jika ada beberapa perubahan pada diri X jika dia yg awalnya bisa sering berganti baju sekarang sudah terlihat normal berganti baju 2 kali sehari setelah mandi, dan perlengkapan makan yg tadinya jika di sentuh dia tidak mau pakai lagi sekarang sudah tidak lagi, dan dia juga tidak sering untuk mencuci tangannya , dia sudah memanggil mbaknya dengan panggilan yg sopan yakni "mbakyu " bukan dengan sebutan nama lagi, dan sudah mulai mau membaur dengan keluarga ujarnya. Saya tidak sabar untuk mengetahui kenapa X bisa berubah secepat itu dan apa yg jadi penyebabnya , saya mencukupkan pertanyaan saya dengan mbak X dan mempersilahkan mbak X untuk pulang duluan karena X akan ikut konseling saya dan sesi pembelajaran tahap 2 yakni di jam siang,mbak X Mengucapkan terimakasih dan pamit pulang.

Saya melihat ke arah X dia terlihat ramah dan ekspresi bahagia dia tersenyum,tidak seperti biasanya, saya melihat keceriaan di dirinya. Saya berkata kepada X jika saya sangat senang melihat perubahan positif yg ada pada dirinya, saya tidak menduga jika perubahan nya akan terjadi begitu cepat ,setelah saya tanya apa saja aktifitasnya dirumah dia menjawab jika dia rutin mendengarkan Ayat Al-Qur'an yg ada di aplikasi setiap malam rutin sebelum tidur, Masyaallah Alhamdulillah benar firman Allah dalam Q.S Yunus ayat 57 jika Al Qur'an adalah obat bagi penyakit yg ada di dalam dada , saya sekali lagi di buat Takjub dengan kebesaran Allah yg membuat saya untuk selalu bersyukur dan memuji Allah dalam setiap keadaan.

Saya mengapresiasi Keajaiban yg terjadi pada diri X dan mengatakan kepadanya jangan tinggalkan aktifitas itu rutinkan terus sebelum tidur , dan saya menanyakan kepadanya apakah dia memulai sholat dia menjawab belum ,saya kecewa mendengar jawaban itu  ,tapi mungkin akan bertahap, setelah mendengar perubahan positif tersebut saya baru bisa memulai bimbingan dan konseling saya dengan X Terkait masalah pembelajaran di Sekolah karena Insyaallah hati X sudah bisa untuk menerima ilmu karena beberapa penyakitnya sudah hilang, yakni OCD  sudah sepenuhnya hilang jika mendengar cerita dari mbaknya, tapi belum tentu dengan ADHD nya , yg masih saya telaah lagi.

Pada bimbingan kali ini saya ingin mengajarkan X untuk bisa tampil lebih percaya diri karena saya teringat laporan salah satu guru jika dia ini bermasalah dengan kepercayaan dirinya di kelas, Saya meminta X untuk berdoa sebelum memulai bimbingan yakni Doa nya Nabi Musa Q.S Thaha ayat 25-28 saya menyuruhnya menadahkan tangan dengan posisi menunduk penuh khidmat dan mengikuti doa yg saya bacakan perlahan -lahan, dan sesudahnya mengusapkan kedua telapak tangannya ke wajahnya,  setelah selesai membaca doa , saya mengatakan jika Dia harus rutin membaca doa ini karena doa ini bisa membangkitkan rasa kepercayaan diri saya beritahu juga doa ini berada pada Q.S Thaha ayat 25-28 saya menyuruhnya membuka aplikasi Al-Qur'an di Hp nya, dia mengikuti instruksi saya dan mengamati dengan baik,saya tunjukan dan saya meminta dia untuk menghafalkannya ,X pun menyanggupinya, lalu saya teringat janji saya kepada nya untuk menceritakan kisah Para Nabi  maka saya ceritakan kisah Nabi Musa Alaihissalam , kenapa Nabi Musa berdoa seperti di ayat 25-28 saat Nabi Musa di utus kepada Fir'aun ,X berkata oia Fir'aun kayak pernah denger cerita di film , Saya menjawab " Iya tapi ini bukan kisah film nak ,ini kisah nyata" . X Terlihat sangat penasaran dan ingin mendengar kelanjutan cerita dari Saya, Saya berkata kepada X jika Nabi Musa memiliki sedikit kekurangan,yakni Lidahnya yg sedikit kaku dalam berkata -kata karena dahulu Ketika Nabi Musa Alaihissalam kecil dia pernah menelan Bara Api, jadi Lidahnya terbakar dan itulah kenapa didalam doanya Nabi Musa Alaihissalam meminta kepada Allah Subhanahuwata a'la untuk melepaskan kekakuan dari lidahnya, Saya pun memotivasi X lewat cerita Nabi Musa Alaihissalam tersebut bahwa tidak ada manusia yg sempurna jika Manusia selevel Nabi saja,Semulia Nabi Musa Alaihissalam saja punya kekurangan bagaimana dengan kita yg hanya manusia biasa ini,wajar jika banyak memiliki kekurangan saya meminta X agar lebih percaya diri dan tidak malu dengan kekurangan yg dirasa ada padanya ,X pun terlihat senang dan mengangguk ,X dari tatapan matanya berbeda terlihat lebih hidup dan berbinar terpancar Aura kepercayaan dirinya mulai bangkit ,dalam hati saya mendoakan X Insyaallah semoga X di kelas tidak menjadi anak yg murung dan pemalu serta Anti Sosial lagi serta tidak menyulitkan guru -guru yg mengajarinya di kelas ,sedang asyik saya bercerita dengan X, ada guru piket yg mengetuk pintu ruangan saya, saya membuka pintu dan menemuinya di luar , guru tersebut meminta tolong kepada saya untuk menggantikan wali kelas yg sedang berhalangan hadir untuk menemui orang tua siswa yg mendapat panggilan wali kelas dan sekarang berada di ruang TU, Saya mengucapkan terimakasih kepada guru tersebut dan meminta Beliau menyampaikan kepada orang tua siswa tersebut untuk  menunggu saya sebentar dan akan segera saya temui Beliau, Saya kembali lagi kedalam ruangan saya untuk mengambil Pulpen dan Buku Tamu saya serta berkata kepada X untuk menunggu Saya diruangan karena saya kedatangan tamu dan harus saya temui, saya pun meninggalkan X di ruangan saya sendirian dan langsung menemui Orang Tua Siswa tersebut di ruang TU.

Saya telah menemui Orang tua Siswa dan saya memberikan konseling berlangsung cukup lama, hingga saya lupa jika tadi saya menyuruh X menunggu  di ruangan saya sendirian setelah konseling dengan Orang Tua Siswa tersebut selesai saya baru teringat ,Oia X ,Saya merasa bersalah meninggalkannya lama diruangan sendirian, ketika saya cek ruangan saya  ternyata dia sudah tidak ada di ruangan, Mungkin dia sudah masuk ke kelasnya karena memang Sesi 2 telah di mulai, dan Alhamdulillah X memang sedang belajar di kelasnya,Hal menarik apalagi yang akan terjadi pada Sesi Konseling berikutnya, dan adakah perkembangan X  dalam kegiatan belajar di kelasnya akan saya tanyakan pendapat dari guru -gurunya yang mengajar di kelasnya ( To Be Continue Part 4)

Experience Membantu Anak Pengidap ADHD dan OCD Part 2

Di Pagi hari setiba saya di Sekolah,Saya langsung menuju ke Ruangan saya untuk meletakkan Tas,terlihat si 'Y' salah satu siswi saya bukan yg mengidap ADHD dan OCD tetapi salah satu siswi yg juga memerlukan bimbingan dalam hal kendala belajar sudah menunggu saya dari tadi di depan ruangan saya, kebetulan si 'Y' memang masuk di sesi pembelajaran Ke -2 karena pada saat Zaman Covid ini masa pembelajaran masih bersifat PTM Terbatas ( Pertemuan tatap muka) dengan sistem terbatas yakni Jumlah siswa di bagi menjadi 2 dalam satu kelas ,dan di bagi jadwal kelas pagi dan kelas Siang,langsung saja saya ajak keruangan saya untuk di lakukan sesi konseling dan bimbingan dalam hal hambatannya dalam proses belajar mengajar.

Sebelum memulai konseling dan bimbingan saya selalu mengajarkan siswa/siswi saya untuk selalu membaca doa yg di baca oleh Nabi Musa di dalam Q.S Thaha ayat 25-28,ayat ini juga merupakan doa saya pribadi jika saya sedang ingin berbicara di hadapan Publik atau berhadapan dengan siswa siswi saya ,ayat ini sangat ampuh untuk membangkitkan kepercayaan diri dan tak lupa membaca doa agar diberikan ilmu dan pemahaman oleh Allah Subhanahuwataa'la

Selang beberapa jam saat saya memberikan bimbingan kepada "Y", si X dan mbaknya datang mengetuk Pintu Ruangan "Assalamualaikum , Ucapnya", Saya menjawab salamnya dan segera saya persilahkan masuk, sesi bimbingan dan konseling dengan si "Y" saya cukupkan karena konseling saya dengan si "X" bersifat Rahasia tidak bisa diketahui oleh Siswa/siswi lain maupun guru-guru lainnya.

Setelah si "Y" pergi keluar Ruangan tak lupa saya minta tolong kepadanya agar menutup pintu ruangan,saya mempersilahkan "X" dan mbaknya duduk, Saya pun membuka sesi konseling dengan menanyakan Kabar si "X" terlebih dahulu si "X " menjawab pelan "Baik buk" baru setelahnya saya tanyakan mbaknya tentang perilaku "X " dirumah setelah pertemuan pertama dengan saya kemarin, apakah sudah menunjukkan perubahan atau belum , Mbaknya bercerita karena sibuk untuk mengurus laporan skripsinya kebetulan mbak si X sedang kuliah dan dalam proses penyusunan Skripsi, jadi kurang fokus untuk memperhatikan adiknya dirumah tetapi dari keseluruhan belum ada perubahan yg berarti ucapnya, si "X" tetap mengurung diri dan fokus dengan dunianya sendiri, dan saran untuk memberikan si "X" Guru mengaji yg sudah saya sarankan kepada mama nya kemarin belum juga di panggil kerumahnya karena mamanya masih sibuk mengurus bisnisnya di Yogya, Saya pun bertanya tentang si "X" apakah dia sudah mulai mau sholat dirumah,mbaknya berkata belum juga. Saya mulai berganti bertanya kepada si "X" , dia hanya tertunduk,Saya sadar dalam kondisi begini mungkin si "X" akan merasa tersudutkan langsung saja saya cukupkan untuk bertanya dengan mbak si X dan mempersilahkannya untuk pulang dan memberitahukan untuk menjemput si X setelah dia Pulang sekolah nanti, dan membiarkan saya berdua dengan si X sebelum dia masuk ke kelasnya karena si "X " mendapatkan kelas siang untuk belajar,setelah mbak si X pamit pulang ,saya memulai konseling dengan X,X terlihat gugup dan cemas saya berkata kepada nya bahwa untuk berubah menjadi lebih baik memang membutuhkan proses,tidak mungkin berlangsung cepat ,saya pun menghiburnya dan memberinya kata -kata yg bisa membangkitkan motivasinya dan membahas tentang hobbynya ,saya menanyakan apa yg membuatnya menjadi fokus dengan dunia nya sendiri seperti yg di ceritakan mbaknya tadi,apa kegiatannya di rumah ,Si "X" menjawab dia menghabiskan waktu menonton Youtube , dan saya tanyakan apa yg dia tonton dan meminta detail judulnya dia bercerita anime dan dia menyebutkan judulnya ,ternyata judul Film yg dia sebutkan adalah genre Donghua bukan Anime untung saya sedikit tahu tentang film Donghua dan Anime jadi saya bisa membuka topik pembicaraan dengannya,Saya berkata kepadanya setelah dia menyebutkan judul Film yg dia tonton, Saya berkata kepadanya itu jenis Donghua yaa nak animasi china bukan Anime ,dia mulai terlihat bersemangat menjawab" iya benar buk, Ibu nonton juga katanya". saya menjawab" tidak nak,kebetulan ibu hanya tau sedikit tentang animasi Donghua ,bagus ya itu gambarnya lalu saya menanyakan detail film itu tentang apa, si X menceritakan jika itu tentang perjuangan Pahlawan dan dia berkata jika filmnya masih bersambung dan belum sempat dia tonton lagi ,oia judul film yg sering dia tonton itu berjudul Battle Through the Heavens  ,saya langsung mensearch di Google tentang Review film tersebut,ternyata film itu secara tidak langsung mirip-mirip dengan kisah si "X" bukan secara keseluruhan tapi berdasarkan analisa saya ada keterlibatan antara film itu dengan kehidupan dia di realita, Saya diam sejenak sambil tersenyum kearahnya dan berkata " Nak ,kamu ketika nonton Film Anime atau Donghua sering berimajinasi dan tenggelam dalam Film itu ya ,seolah -olah kamu berada di dunia berbeda ya ?" Si X menjawab " Iya buk benar" dia terlihat tersipu . Lalu saya berkata "oh iya wajar itu normal saja nak , berimajinasi itu baik asal jangan berlebihan dan sampai melupakan kehidupan di dunia nyata ,nanti kamu jadi sulit membedakan yg nyata dan khayalan, kamu gak mau kan di bilang Halu? ,si X menjawab " tidak buk"sambil menggeleng kepalanya. Saya bertanya berapa lama waktu yg kamu habiskan untuk menonton itu , dia menjawab " tidak tentu,karna filmnya bersambung, tapi biasanya seharian jika lapar atau mau buang air dia baru keluar kamar." Saya pun mulai mengarahkan dia untuk berfikir dalam perspektif yg berbeda terhadap kebiasaannya tersebut tanpa melakukan Judgment, " Nak ,kira-kira apa kamu tidak merasa pusing seharian nonton youtube buka laptop terus berganti lagi main hp " Dia menjawab "Iya buk kadang pusing sedikit" . Saya menambahkan "itu nak dampaknya jika sering kita bertatapan dengan Gadget kita ,mata kita akan lelah dan saraf kita di otak akan tegang mangkanya kamu merasa Pusing,obatnya itu dengan menghirup udara segar dan berjalan -jalan kecil nanti akan sembuh pusingnya , si "X" menjawab "males gerak buk" . Saya tersenyum kepada nya dan berkata "daripada  nanti sakitnya makin parah?, si X pun mulai mengangguk.

Saya tanyakan kepada X alasan dia tidak mau sholat,dia bertanya " Sholat nya sama siapa buk tidak ada orang dirumah" ,saya menjawab "oh jadi kamu Sholat mau bareng yg lain gtu ya?" Si X menjawab "Iya Buk"  ,Saya meneruskan" kemasjid nak,ada masjid kan dekat rumahmu?" ,X menjawab" ada buk tapi gak terlalu deket" ,Saya berkata kepadanya " Nah makin bagus dong pahalanya makin besar semakin jauh langkah yg kita gunakan untuk menuju Masjid itu di hitung Pahala Nak" ,Si X menjawab" Jika naik motor buk?" ,Saya tersenyum dan menjelaskan " Balasan pahala tergantung seberapa sulit cara kita menjemputnya bandingkan lebih mudah berjalan kaki apa naik motor?" X menjawab " Naik motor buk" jadi pahalanya lebih gede mana kalo misal naik motor lebih mudah dan jalan kaki lebih sulit ,X menjawab " Jalan kaki". nah yaudah jadi terserah kamu nak mau pilih yg mana asal tujuannya ke Masjid dan menunaikan Sholat yaa ,si X "menjawab iya buk". 

Saya kembali bertanya kepada "X" apakah dia sudah hafal surat Alfatiha ,Alhamdulillah ternyata dia sudah hafal ,karena pada saat pertemuan pertama kemarin dia tidak hafal sama sekali surat Al Fatiha , dan Aplikasi Alqur'an yg waktu itu saya minta dia untuk mendownload ternyata sudah dia download di hp nya ,Alhamdulillah batin saya dia mau menuruti permintaan saya. Saya sedikit lega saat mengetahui hal tersebut,saya bertanya tentang gerakan sholat apa dia bisa ,Dia menjawab tidak bisa, diruangan saya saya ajarkan dia untuk praktek sholat shubuh  , saya baru ajarkan gerakannya dan hanya bacaan2 yg singkat ,karena di rakaat pertama saya hanya meminta dia untuk cukup membaca Al Fatiha terlebih dahulu , Alhamdulillah si X tidak membantah saya sama sekali memang awalnya dia ragu-ragu untuk berdiri dan melakukan instruksi  saya ,tapi akhirnya dia coba dan turuti, saya hanya bisa membatin beginila akibat orang tua yg Broken Home dan sibuk korbannya adalah anak sampai pendidikan Agama yg sangat Vital terbengkalai,Padahal inilah faktor utama yg membentuk perilaku Anak.Saya sedih melihat kondisi X ,saya menahan air mata haru saya ketika saya mengajarkan si "X" untuk melakukan gerakan sholat, setelah selesai saya mengapresiasi kemauan dia untuk belajar dan tak lupa menyemangatinya untuk terus berusaha menjadi lebih baik ,dia tersenyum dan terlihat bahagia.tak terasa waktu bel masuk untuk sesi dua telah berbunyi, Saya mencukupkan sesi konseling pada hari itu dan mempersilahkan Si X untuk masuk dan belajar di kelasnya. Saya keluar lebih dahulu dari ruangan ,si X menutup Pintu Ruangan saya tanpa saya minta ,saya menoleh kearahnya dan tersenyum terimakasih ya nak". Si X masuk ke kelas nya ,saya menuju ke Kantor guru, dan mengambil segelas teh hangat ,saat saya duduk sambil menikmati teh hangat ,salah seorang guru mengajak saya bicara " Buk Della tadi kenapa si "X" dapet panggilan ya buk" ,Saya menjawab "Iya Ibu kenapa buk".  Guru itu menjelaskan jika saat jam pelajaran di kelasnya si "X" melakukan suatu keanehan saat sedang mengoreksi bergilir dan meminta siswa untuk membacakan soal dan menjawabnya dengan jawaban yg ada di buku temannya ,saat tiba giliran si "X" ,si "X" memberikan kode ke Guru tersebut jika dia tidak mau membaca nya,tetapi di paksa Guru tersebut dan akhirnya mau tetapi suaranya sangat kecil hampir tidak kedengaran, lalu guru tersebut melanjutkan jika saat praktek Hafalan ketika di suruh menjaga jarak karna saat itu guru tersebut sedang flu,si X malah mendekati dan menghampiri Guru tersebut sangat dekat dan seperti ingin membisikkan hafalannya tersebut ke guru tersebut. Saya yang mendengar cerita dari guru tersebut tertawa kecil dan berkata "Iya buk , si X memang bermasalah dengan kepercayaan dirinya ,makanya saya panggil agar dia bisa kembali Percaya diri, Insyaallah nanti dia akan berubah mohon bantu doakan juga ya buk ,dan mohon bersabar sebentar menghadapi perilakunya yang memang sedikit berbeda dari teman -temannya , Guru tersebut menjawab "Baikla buk semoga nanti dia ada perubahannya buk,karena susah jika dia seperti itu dikelas,menyulitkan kami yg mengajarnya di kelas buk." Saya menjawab"Iya saya paham buk, tetapi ya butuh proses ,sedang di usahakan insyaallah. Guru tersebut melanjutkan "Iya buk Del,saya izin masuk kelas dulu ya buk" ,Baik buk.

Saya  kembali bercerita -bercerita dengan guru guru yg lain yg ada di kantor mendengarkan keluhan-keluhan  mereka tentang kenakalan siswa yg lainnya. Alhamdulillah tidak seberat permasalahan si X yg mengalami ADHD dan OCD ini, yg masih menjadi Subjek Penelitian saya dan fokus penanganan saya. Bagaimana cerita di konseling berikutnya ..semoga ada perubahan yg lebih baik lagi dan Allah mudahkan proses penyembuhan X Amiin yarabbal A'lamin (To be Continue Part 3)

Experience Membantu Anak Pengidap ADHD dan OCD Part 1

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh..

Segala Puji Syukur hanya pantas kita Panjatkan Kepada Allah Subhanahuwata a'la yg atas bimbingan dan karunianya lah Kami dapat kembali menuangkan tulisan pada Blog ini,untuk menshare sedikit Ilmu yg di curahkan Allah ArRasyid,Al-Alim yg Ilmu nya Allah meliputi segala sesuatu,kami yg hina ini hanya sebutir debu yg tidak berarti apa -apa tanpa bantuan Allah Azzawajala.

Allahuma Sholi A'la Sayyidina Muhammadin Wa a'la Alihi Wa Shobihi Wa Umatihi Aj'main serta Sholawat dan Salam semoga selalu tercurah Kepada Rasulullah Nabi Muhammad Shollallahu Alahiwassalam beserta Keluarganya,Para Sahabatnya dan Umatnya yg mengikutinya hingga Akhir Zaman.

Dan semoga Soulmate yg membaca Blog ini dan Kami Pribadi selalu di berikan Taufik dan Hidayah oleh  Allah Subhanahu wa ta a'la agar kita selalu mendapat bimbingan menuju kehidupan yg lurus ,kehidupan yg selamat untuk menuju Kampung Kita yakni Akhirat Amiin Yarabbal A'lamin

Haii Soulmate ,Apa Kabar ..Alhamdulillah kali ini Kami akan membagikan Pengalaman Real yg nyata dalam membantu seorang anak yg mengidap ADHD dan OCD .

Berawal di Pagi Hari saat saya sedang melaksanakan kewajiban saya yakni berkeliling koridor Sekolah untuk mengecek Anak-anak yg bermasalah di Sekolah, Alhamdulillah saya mendapat Amanah menjadi Salah satu guru Bimbingan dan Konseling pada salah satu Sekolah, singkat cerita Seorang Perempuan yg sebaya dengan saya menghampiri Saya dengan Muka panik dan cukup tergesa - gesa dia berkata " Buk si "X" keadaannya Parah, boleh tidak dia Berkonsultasi dengan ibu untuk mengentaskan permasalahannya ." 

Saya langsung mengajak dia Pergi keruangan Saya untuk menjelaskan Permasalahannya lebih rinci agar bisa dilakukan diagnosa permasalahan apa yg sebenarnya dialami anak ini.

Dia pun bercerita jika si "X" sering mengisolasi diri ( Antisosial) , Tantrum ( Yakni mengamuk/marah yg berlebih, suka seenaknya sendiri ,Tidak bisa fokus dan memperhatikan lawan bicara,jika di tanya akan berkata Tidak dan diam ,tidak mau di sentuh, tidak bisa melihat sesuatu benda yang ada padanya harus di singkirkan dari meja belajarnya hingga kosong,mengganti baju secara berulang, cuci tangan berulang, mengganti piring makan ketika ada yg tidak secara tak sengaja menyentuh piringnya. Dari semua gejala yg di sebutkan si Mbak tersebut bisa di tarik kesimpulan jika si Anak mengidap ADHD ( Attention Deficit Hyperactivity Disorder) atau lebih awamnya gangguan Pemusatan Perhatian dan sikap yg hiperaktif sulitnya kemampuan mengontrol diri dan emosi ,serta di tambah OCD ( Obssesive Compulsive Disorder ) Orang dengan OCD memiliki pikiran dan dorongan yang tidak dapat dikendalikan dan berulang (obsesi), serta perilaku (paksaan) kompulsif. Contoh perilaku kompulsif adalah mencuci tangan 7 kali setelah menyentuh sesuatu yang mungkin kotor.sama seperti kasus Si "X" yang sering mengganti Pakaian,mencuci tangan,atau mengganti perlengkapan Makan hanya karna habis tersentuh oleh orang lain, hal yg di lakukan si "X" karna ada kecemasan berulang di dalam pikirannya yg sulit di mengerti oleh orang awam hanya Orang yg Menderita OCD yg paham apa yg mereka rasakan. Si mbaknya bercerita jika Si "X"baru mengalami ini sejak dia Kls 6 SD ,dahulu si " X " tidak seperti ini.

Setelah mengetahui Anamnesa dari salah satu orang terdekatnya  yakni mbaknya, saya tetap belum memastikan diagnosa saya ,saya masih harus meneliti lebih lanjut tentang Permasalahan yg dihadapi si Anak,setelah selesai Bercerita mbaknya meminta No Hp saya, karena Ibu si "X" meminta no saya untuk dia bisa bercerita lebih lanjut kebetulan Ibunya si "X" sedang berada di Yogyakarta Ibunya merupakan seorang Single Parent yg harus berjuang menafkahi anaknya dan juga seorang Wanita Karir yg sibuk mengurusi pekerjaan di Luar Kota,mungkin ini salah satu penyebab nya Kurang Perhatian dari Orang Tuanya sehingga si "X" menderita ADHD + OCD sekaligus,selesai memberi no HP si mbak pamit pulang ,saya pun tidak mau menerima informasi secara Bulat-bulat saya ingin membuktikan sendiri dan berdiskusi dengan si "X" secara langsung, saya pun langsung menuju ke Kelas dimana si "X" sedang mengikuti Pelajaran.

Saya meminta Izin kepada Guru Mata Pelajaran yg sedang mengajar di kelas tersebut agar "X" bisa berkonsultasi ke ruangan Saya. Setelah mendapat Izin ,saya langsung  mengarahkan "X"agar mengikuti Saya ,Saya mendengar Celotehan si "X" dibelakang Saya seperti tidak suka "Kenapa saya di panggil" tapi tidak saya hiraukan sampai tiba di ruangan Saya persilahkan Si"X" masuk dan duduk.

Dia masih heran dan terlihat tidak suka karna di panggil , perlahan saya ajak dia berdiskusi dengan lembut dan penuh kesabaran, kunci menghadapi anak ADHD yakni bersikap tenang dan intonasi suara yg lemah lembut , jika anda keras maka dia akan berontak dan menyerang anda.

Baik saya jelaskan alasan saya memanggil dia,Saya berkata jika saya hanya ingin mengobrol, ternyata benar yg di katakan Mbaknya jika Si "X"hanya merespon Ya ,Tidak Tahu,Gak Tau  ya begitula singkat padat jelas ,tetapi saya hanya tersenyum melihat responnya dan saya mulai mengajak dia untuk mengubah sudut pandang,jika dengan pertanyaan dia tidak akan menjawab  maka saya teruskan dengan bercerita , yakni cerita tentang Adab -adab berkomunikasi menjelaskan tentang cara-cara berkomunikasi dengan lawan bicara agar merasa di hargai,ternyata dari cerita saya berhasil mengaktifkan rangsangan otaknya untuk mengajukan suatu pertanyaan terdengar suatu pertanyaan yg di tujukan dari si "X" dia berkata " Buk kalau misalnya saya memang benar -benar tidak tahu tentang sesuatu saya harus menjawab apa?" Dan saya balas dengan jawaban yg sering dia jawab terhadap lawan bicara yakni " Gak Tau" dengan meniru gaya yg dia lakukan ,lalu saya kembali mengajukan pertanyaan kepadanya dengan sedikit menyindirnya " Gimana rasanya X ketika kamu mengajukan pertanyaan  dan hanya di respon begitu bagaimana perasaan mu enak atau tidak? Dia menjawab "Tidak enak".

Saya teruskan " Begitula nak ,jika kita ingin di hargai lawan bicara belajarla menghargai lawan bicara kita juga, respon setiap pertanyaan dengan baik dan sopan,jika memang tidak tahu jawaban bisa di jawab lebih sopan seperti " Saya tidak tahu tentang hal itu" dan jika memang suatu pertanyaan yg di ketahui jawabannya ya berikan la jawaban yg benar yg apa adanya jangan menutup diri mu nak, dan percakapan pun semakin hidup ,saya mulai bertanya tentang jumlah saudaranya , kehidupan keluarganya,aktifitas dia sehari -hari Alhamdulillah dia tidak lagi merespon dengan kalimat " gak tau"  dan Si "X" Alhamdulillah beragama Islam, tetapi ternyata Ayahnya orang yg berbeda Agama yakni Budha, itula yg menyebabkan kedua orang tuanya berpisah, dan dia beserta Dua orang Saudaranya ikut Ibu nya semua,  ketika saya bertanya di rumah sholat tidak? Dia menjawab tidak bisa, dan dia berkata jika dia tidak bisa sholat,tidak bisa mengaji bahkan tidak hafal surat , saya pun membatin inilah faktor Penyebab Utama si "X" mengidap ADHD dan OCD karna jauhnya dia dari Agama dan Tuhan.

Alhamdulillah inilah kesempatan saya untuk berdakwah, Saya pun pelan-pelan menjelaskan kepada Anak ini tentang Ke Maha Baikan Allah ,Bahwa saya ini hanya perantara dan yg bisa membuat nya menjadi berubah nanti adalah karna Allah,saya jelaskan tentang isi kandungan dalam Surat Al Fatiha,dan membimbing dia perlahan -lahan mengulangi ucapan saya satu ayat satu ayat, setelah satu ayat selesai saya jelaskan arti yg terkandung dalam setiap ayat,terlihat si X mengamati dengan penasaran dan terlihat sungguh -sungguh menghayati dan benar-benar tertarik,sampai pada Ayat ke 4 yakni tentang hari Pembalasan,saya jelaskan tentang surga dan Neraka ,Si X bertanya "bagaimana dengan Reinkarnasi buk? " saya menjelaskan ya Reinkarnasi itu terlahir kembali dalam Agama Islam Kita akan di bangkitkan lagi nanti setelah mati,Jika kita banyak berbuat baik maka kita akan masuk surga ,dan jika kita berbuat buruk maka akan masuk neraka ,Saya jelaskan tentang Apa itu Surga dan Neraka, Si X terlihat serius mendengarkan ,ketika saya tanya apakah dia sanggup menahan Siksa neraka ? Dia menjawab "tidak buk" sambil menggelengkan kepalanya, maka saya teruskan " Jika benar tidak ,maka kamu harus berubah jaga hubungan Baik antara Allah dan Manusia juga,tidak boleh membuat susah dan membuat sedih orang tua terutama ibu,kamu harus jadi anak yg penurut, tidak boleh sombong dan harus mau bersosialisasi dengan orang lain. Dia pun mulai mengajukan pertanyaan " Buk ,Jika saya jatuh di Parit ,Lalu teman saya menertawai saya  itu gimana buk? 

Mendengar pertanyaan yg terlontar darinya saya membatin lagi "mungkin ini juga salah satu faktor penyebabnya ,dia pernah mengalami Bullying.

Saya pun menjawab " Nah kalau seperti itu berarti tanda teman yg kurang baik,dia senang melihat temannya susah , teman yg baik harus merasa iba dan menolong jika temannya dalam kesulitan".

Si X meneruskan "Iya buk,habis di ketawain ,baru di tolong"

Saya menjawab lagi "oh kalau begitu ,temanmu baru tersadar jika perbuatannya yg tadi tidak baik, dan dia sadar jika dia harus menolongmu,wajar nak karena manusia ini di ikuti oleh setan dan malaikat jadi ada bisikan jahat dari setan dan ada bisikan baik dari malaikat,tergantung mana yg akan kita ikuti jika perbuatan buruk itu datangnya dari setan,dan jika yg baik datang dari malaikat.

Si X merasa puas dengan jawaban saya ,Oh begitu iya buk. Saya pun menjelaskan kepadanya Adab -adab berkomunikasi yakni biasakan tiga kalimat " Tolong,Maaf dan terimakasih". Ketika selesai saya menjelaskan di akhir penjelasan saya dia berkata "Terimakasih Buk Della" Alhamdulillah awal pertemuan yg baik,tapi belum dapat di pastikan perubahan perilakunya karna ADHD dan OCD lumayan sulit di sembuhkan harus melakukan konseling rutin dan beberapa terapi lagi,maka saya pun mencukupkan konseling pada hari itu ,dan menawarkan padanya untuk berjumpa lagi di esok harinya dan saya berjanji padanya untuk menceritakan kisah-kisah para Rasul, di akhir saya juga menganjurkan dia mendownload Aplikasi Al-Qur'an dan terjemahan di Hp nya,dia terlihat tertarik dan bertanya tentang caranya ,setelah saya menjelaskan saya suruh dia kembali ke kelasnya  untuk kembali melanjutkan Jam Pelajaran yg berlangsung.

Saya pun ikut keluar dari Ruangan Saya pergi menuju ke Kantor Guru Mata Pelajaran dan Wali Kelas ,saya menanyakan perihal X dan tanggapan para Guru-guru yg lain ternyata ,guru-guru yg lain mengeluhkan tentang perilaku Si "X" tersebut,dan tentang hambatan -hambatan yg lain di kelas tentang cara X merespon pelajaran, Saya menjelaskan agar mereka bersabar,karna Saya Insyaallah sedang mengusahakan agar terjadi perubahan pada diri Si "X" .ada Guru yg keberatan jika si "X" tetap berada di Sekolah dan berniat memasukkan nama si "X"dalam daftar Rapat nanti agar si "X" tidak usah di naikkan kelas, Saya masih membela "X"dan meminta nya agar bersabar untuk menanti Perubahan yg akan "X" alami nanti Insyaallah.

Dringgg...trdengar suara ringtone Hp saya,ternyata telfon dari seseorang yg nomornya tidak tersave di hp saya,begitu saya angkat ternyata Ibu nya "X" ,bertanya tentang bagaimana tentang Anaknya,apa yg harus ia lakukan, Saya menyarankan ke Ibunya untuk memanggilkan guru Mengaji kerumahnya ,dan Alhamdulillah Respon yg Positif Ibu nya segera akan memanggilkan Guru Ngaji Private kerumahnya,Ibu nya meminta tolong agar anaknya benar -benar bisa berubah, Saya hanya bisa mengucapkan Insyaallah akan saya usahakan ,dan meminta ibunya agar terus mendoakan anaknya, dan Saya meminta agar pertemuan Konseling di laksanakan Rutin, sebelum dia melakukan pembelajaran di Kelas ,Ibunya pun menyanggupi bahwa nanti si X akan diantar oleh mbak ,karna Ibunya masih berada di Yogya belum bisa menemui saya, lalu setelah mengatur jadwal sesi Konseling yg saya jadwalkan di Pagi Hari sebelum dia memulai Kegiatan belajar di kelasnya,setelah kesepakatan kami Ibunya pun mengakhiri telfon,lalu saya pun kembali melanjutkan pekerjaan saya yg lain.

Hal apa yg akan terjadi di sesi Konseling berikutnya ...

 ( To Be Continue Part 2) 

 <script async src="https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js?client=ca-pub-5856005525236177"

     crossorigin="anonymous"></script>


Semakin dewasa kamu tidak punya keinginan apa apa ..kecuali.....

 Assalamualaikum Warahmatullahiwabarakatuh..

Alhamdulillahirabbil A'lamin Segala Puji hanya Pantas Kita Tujukkan kepada Allah yg Maha Tinggi lagi Maha Mulia pemilik Arrasy yg agung..setiap yg dilangit dan di bumi tak henti hentinya bertasbih mengaggungkan namanya,berkat Rahmat dan Rahimnya la masih memberikan kami wecareyoursoul kembali menuangkan sedikit ilmu  yg di dapat dari-Nya Allah yg maha Cerdas yg Ilmunya tak terbatas , kembali hamba yg hina ini bisa menggerakkan tangan dan jari-jari ini atas kuasanya,dan yg telah memerintahkan akal ini untuk bisa menuangkan tulisan di blog ini yg semoga bisa menjadi amal jariyah yg terus mengalir dari setiap tulisan yg di muat di blog ini,dan semoga menjadi jalan hidayah kita semua,kita semua dapat mengambil Ibroh dan hikmah dari setiap tulisan yg dimuat ini dan menjadi bahan pengingat diri bagi diri kami pribadi.

Allahuma Sholi A'la Sayyidina Muhammadin Wa a'la Alihi Wa Ashobihi Wa Umatihi Aj'main ,serta Sholawat dan Salam kita Tujukan kepada Nabi Kita ,Junjungan kita ,suri Tauladan Kita Baginda Rasulullah Muhammad Shallallahu Alaihiwassalam beserta keluarganya ,Para Sahabatnya dan Umat yg mengikutinya Hingga Akhir Zaman, karena berkat beliaula yg dengan sabar menjalankan perintah Allah sehingga kita sampai saat ini tetap merasakan rahmat yg di bawa oleh Baginda Rasulullah karena Visi yg diemban Beliau adalah menjadi Rahmat Bagi Seluruh Alam dan memperbaiki Akhlak Umatnya

Dan semoga kebahagiaan serta Rahmat Allah selalu teriring untuk Soulmate semua dimanapun kalian berada yang telah meluangkan waktunya untuk membaca Blog ini , Soulmate kali ini kita bahas tema "Semakin dewasa kamu tidak punya keinginan apa apa ..kecuali....." , nah temanya cukup bikin penasaran kan yaa..bukan wecareyoursoul namanya kalau tema nya tidak berupa tekateki dan kadang susah di pahami, Soulmate masih bertanya -tanya kan dengan maksud dari tema kita kali ini ..kok semakin dewasa kita malah gak punya keinginan apa-apa? Kan bukannya sebaliknya semakin dewasa malah makin banyak keinginan, terus itu kecuali apa sih , bikin penasaran..okee dari pada makin bingung dan penasaran di baca sampai habis yaa soulmate biar gak gagal paham dan salah paham.

 Oke Soulmate..pasti setiap kita punya banyak keinginan kan yaa kepengen ini itu, pengen jadi ini jadi itu,pengen punya jabatan ini itu,kerja disini disitu,mau pergi kesana,mau beli ini itu, mau nikah sama yg kyk begini begitu..pokoknya pasti kita punya segudang keinginan,karena emang keinginan manusia itu melampauin kemampuan dia dan selalu mau lebih lebih dan lebih, bener sihh hidup harus punya keinginan tapi sadar gak sih itu tandanya kita belum dewasa loh..kita masih egois dan ambisi yg lebih parah kadang untuk mewujudkan keinginan-keinginan itu dengan cara yg tidak di ridhoi Allah Naudzubillahimundzalik jangan yaa Soulmate..

Kenapa sih itu di sebut sikap yg tidak dewasa? Kita analogikan dengan sikap dan perilaku anak kecil yg nyata aja deh.. pernah gak Soulmate perhatiin sikap anak kecil yg kadang semua keinginan nya harus di turutin dan jika tidak di turutin keinginan tersebut mereka suka ngamuk,nangis2 ,ngambek ,marah  dan sebagainya? Lalu kadang hal-hal yg mereka inginkan itu tidak mereka butuhkan dan perlukan mereka hanya suka, dan bahkan jika terlalu banyak justru tidak baik ,contoh kecil permen/coklat ..anak kecil suka banget tuh kan tapi kadang suka gak pakek rem kalo udah mau makan permen/ coklat..kita sebagai ortunya/kakaknya bukan gak mampu beli atau kasih tapi karena kita sayang dan gak mau dia kena bahaya karena bisa buat giginya berlubang kita gak akan turutin kan kemauannya, tapi yg namanya anak kecil kalo dilarang dan gak diturutin keinginannya pasti ngamuk,ngambek, nangis  gitu deh ,kadang juga anak kecil itu pengennya ini maenan ini,kadang juga suka gak logis pengen jadi superhero yg kyk gini itu nah mereka memiliki keinginan yg sebenernya diluar kemampuan tapi karena mereka belum paham dan dewasa jadi belum ada kontrol pengendalian diri dan belum memiliki sifat Qonaah atau merasa cukup dengan apa yg sudah dimiliki..

Nah dari cerita di atas udah pada nyambung gak nih Soulmate? Oke gini..kita langsung kaitkan sama orang-orang yg umurnya udah lebih bertambah menurut angka dari anak kecil tapi belum bisa di katakan dewasa karena masih banyak nya keinginan ,loh kok gitu?oke gini tenang..tadi udah kita analogikan dengan perilaku anak kecil,tapi Soulmate sadar gak? Kadang kita suka gitu juga loh ke Tuhan kita? Kita sering berdoa sama Tuhan kita pengen ini ,pengen itu,harus ini harus itu, kita suka gitu kan ,Emang Berdoa itu di anjurkan tapi yg salah kita itu Doa nya suka maksa Allah , malah kita sering gak terima jika Doa kita gak di kabulkan sama Allah,Allah bukannya gak mampu ngabulin tapi kadang permohonan Doa kita itu yg menurut kita baik tenyata buruk buat kita , Allah pengen Nyelamatin kita .. jadi keputusan dan pilihan dari Allah itu pasti yg terbaik buat kita .

Nah..jadi udah tau kan Soulmate kenapa kita itu gak mesti harus memiliki Ambisi harus ini harus itu sampai kita melanggar batasan Syari'at Agama Kita ,apalagi sampai bikin Allah gak Ridho.

Terus kita bakal terusin lagi ada kecuali nya nih..semakin dewasa kita punya keinginan apa -apa kecuali.....

Kecuali apa hayoo tebak..

Itu tadi jawabannya , Kecuali Ridho Allah yang kita ingini Ridho Allah saja ,apapun yg menjadi kehendak Allah harus kita terima dengan Lapang Dada toh kita adalah Hamba, sebagai Hamba Harus rela dan Patuh atas semua yg dimau sama Tuhan,mana ada Hamba yg mengatur Tuhan ? Bener gak? 

Apa ada Budak yg mengatur Majikan? Gak ada kan ? Nah sesimple itu pemikiran kita jika kita sudah dewasa kita akan mengenal Jati diri kita yg sesungguhnya Kita ini Hamba Loh jangan lupa ingatan Kita Hamba e.k.e Budak , Tapi berbeda dengan Budak yg di perjual belikan,  Hamba itu adalah seseorang yg menyerahkan diri dan jiwanya dengan Penuh kesadaran bukan karna Pamrih apa-apa tapi ya karna memang kewajiban dan Penyerahan total dirinya sendiri tanpa terpaksa karna tidak ada alasan untuk tidak berbakti kepada sang Pencipta yg sudah sangat Baik dan Kasih Sayangnya Tanpa Batas, maka jadilah Hamba yg Patuh..yg selalu berjalan mengikuti Takdir dan kehendaknya bukan selalu menjadi Pembangkang dan Penentang,Karna Ingat semakin Dewasa Kamu akan semakin sadar tentang Jati diri yg sesungguhnya, kita hanya sedang memainkan peran yg berbeda tapi tetap Status dan derajat kita Sama di mata Tuhan Yakni Hamba , jadi Apapun seharusnya yg kita inginkan Agar Tuhan Kita Ridho atas segala pemberiannya kepada Kita ,yg kita inginkan adalah menjadikan Tuhan senang kepada Kita ,Puas terhadap diri kita ,dan Tuhan kita yg Maha Baik pasti akan memberikan Bonus kepada Kita atas segala jerih Payah Kita selama ini yakni Balasan yg baik di dunia dan di akhirat yakni Surga,Jadi gak perlu kita mau ini mau itu harus ambisi tapi melupakan Ridhonya Allah,tetap Pada Pedoman Kita bahwa setiap keinginan kita di landasi dengan keinginan kita untuk mendapatkan Ridho nya Allah. 

Semoga kita semua di permudah Allah untuk menggapai Ridhonya Amiin Yarabbal A'lamin

Mohon maaf atas Salah dan Khilaf,terimakaaih sudah menyempatkan membaca Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh .


Dunia Psikologi

By Dellima. Diberdayakan oleh Blogger.

Label

Hello for All Person in The World

Assalamualaikum wr.wb ...Don't forget to always smile..Be Kind Person , Humble Person,Honestly Person and I hope you can enjoy and always happy for your activity,Don't forget to always grateful to Allah swt everyday .
Best Regards:Dellima

Pages

Mengenai Saya

Foto saya
Saya seorang yg memiliki background Pendidikan Psikologi,berkebangsaan Indonesia..Semua tulisan yg Saya muat di Blog Saya ini adalah hasil karya saya dengan bantuan Allah swt

Contact Us

Instagram : @dellima_della
Town City Palembang
wecareyoursoul.wordpress.com

Recent Posts