Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh..
Segala Puji Syukur,Keagungan Allah Subhanahuwataa'la , yg selalu dicurahkan kepada Hamba -hambanya tanpa perhitungan dan tanpa Pilih Kasih, baik yg Beriman maupun yg belum beriman tetap diberikan Rahmat dan Kasih Sayangnya hingga saatnya nanti di berikan hari Pembalasan yg setimpal atas segala perbuatan, Segala Puji hanya Pantas di tujukan kepada-Nya Allah Azzawajala ,berkat Limpahan Rahmat dan Kasih Sayangnya la Kami dapat kembali menuangkan Tulisan2 di blog ini, semoga Menjadi Jalan Hidayah untuk kita semua ,menjadi bahan perenungan bagi diri Pribadi yg Dhoif dan Hina ini yg tak pernah Luput dari Kesalahan kecuali Jika Allah menghendaki Kebaikan dan memberikan Pertolongannya agar Kami bisa tetap Istoqomah berada di Jalannya.
Allahuma Sholi A'la Sayyidina Muhammadin Wa a'la Alihi Waashobihi Wa Umatihi Aj'main serta Salam dan Sholawat Kita Haturkan Kepada Rasullullah Shallallahu A'la Sayyidina Muhammad Beserta Keluarga nya, Para Sahabatnya dan Umatnya yg mengikutinya Hingga Akhir Zaman, Karena Berkat Perjuangan Beliau,Kesabaran Beliau, Semangat Jihad Rela Berkorban Tanpa Pamrih Beliaula dan Sikap Tunduk Patuh Total Beliau Kepada Allah yg menjadikan kita bisa merasakan Nikmat Islam, dan terlepas dari Zaman Kejahilan , Kemungkaran serta Perbudakan.
Serta Doa untuk Soulmate semua, yg menyempatkan Waktunya untuk membaca Blog kami sejenak, semoga Kita semua mengambil Hikmah dan Ibroh dari setiap Tulisan yg ada di Blog ini, serta mohon di koreksi jika terdapat kekeliruan dari Kami yg menulis ini agar dapat menjadi bahan Perbaikan kami untuk lebih baik lagi di kemudian hari..
Assalamua'laikum Soulmate,Semoga Selalu Sehat dan dalam limpahan Rahmat Allah Subhanahu Wata a'la... Tema kali ini yg mau kita Bahas adalah " Cinta Tulus Murni Kita Kepada Makhluk di Bumi yg lain Merupakan Refleksi Kecintaan Allah Subhanahu Wa taa'la kepada Hambanya".
Berawal dari Perenungan Penulis terhadap Seekor Kucing, yg kebetulan Penulis memiliki Peliharaan Kucing kesayangan yg sangat di sayangi , si Kucing ini di rawat dari benar -benar masih bayi,di beri perawatan yg baik, makanan dan asupan yg lain di penuhi, serta sangat menperhatikan kebersihannya, ketika kucing ini akan keluar Pagar Rumah pun Penulis sungguh Khawatir jika nanti Kucing ini hilang atau di ambil orang lain.
Akhirnya Penulis memutuskan membawa Kucing Ke Kamar, tetapi ternyata Kucing ini pipis di atas Sprei yg baru di ganti oleh Penulis , tetapi herannya Saya tidak merasa Marah atau jengkel ,saya angkat seprei itu ,saya bersihkan air kencing kucing tersebut dengar air yg di beri sabun lalu saya sikat dan menjemur kasur tersebut,serta mencuci sprei tersebut. Itu kali pertama Kucing Saya kencing di atas kasur Saya, Ibu Saya yg melihat marah kepada Saya dan menyuruh saya agar menaruh kucing itu di luar,akhirnya Saya turuti keinginan Ibu Saya,Kucing Saya Saya letakkan di luar.
Keesokan Harinya, ketika Saya Pulang kerja Saya melihat kucing saya,rasanya melihat mukanya yg lucu lelah saya hilang, setelah saya membersihkan diri dan punya waktu senggang untuk bersantai saya kembali bermain dengan kucing Saya, Saya pun ajak kucing Saya bermain lagi di kamar , karena hanya sebentar pikir saya tak mungkin dia pipis lagi di atas kasur ,tetapi benar Saja untuk kedua kalinya Kucing Saya Pipis lagi di atas Kasur, herannya Saya tidak merasa Marah,saya menutupi kesalahan kucing saya dengan merahasiakan jika kucing Saya Pipis lagi di Kasur Saya diam-diam membersihkan lagi Kasur Saya Menyikatnya dengan Air Sabun, lalu Saya angin-anginkan dengan kipas kalau di jemur akan ketahuan Ibu saya agar Beliau tidak marah saya sebisa mungkin menutupi hal tersebut, lalu spreinya Saya Cuci lagi, Setelah itu saya memeluk Kucing Saya dan menatapnya dan berjanji tidak akan membiarkan kucing saya masuk ke kamar Saya lagi, tiba - tiba Saya tertegun Ingat kepada Kasih Sayang Allah, dalam hati Saya berkata " Begini Rasanya Ternyata Perumpamaan Kucing yg kencing di atas Kasur Majikannya yaitu seperti Manusia yg sering Kali berbuat Maksiat mengotori diri dengan dosa itu sama saja menghinakan Allah Subhanahu wataa'la yg Mahasuci, tetapi Kasih Sayang Allah yg tulus kepada Hambanya , Allah tak Langsung menghukum Hambanya di biarkan Hambanya hingga Sadar sendiri lalu di sucikannya Lagi Hambanya dengan Memberinya Hidayah Taubat lalu si Hamba kembali mengotori diri dengan Perbuatan Dosa , Lalu Allah Mensucikannya Lagi dengan Memberinya Hidayah Penyesalan untuk Taubat dan Menutupi Aib-aib kesalahannya,lalu Kejadian saya berjanji tidak akan membiarkan kucing saya masuk ke kamar lagi, itu seperti Allah yg menjaga Hambanya menutup semua Akses Hamba untuk melakukan Maksiat ,Hal tersebut bisa dengan cara yg bermacam-macam yakni seperti menyulitkan perbuatan nya ketika ingin melakukan dosa, menyempitkan rezekinya karena Allah tau Rezeki itu akan di pergunakan untuk melakukan dosa ataupun menghalangi suatu perkara yg akan menyebabkan si Hamba terjebak dalam maksiat dan dosa, dari Kejadian Kucing tersebut Saya menemukan Hikmah Besar dibaliknya seketika Air Mata Saya Menetes karena Terharu akan Kasih Sayang Allah kepada Hamba-hambanya.
Soulmate..Apakah Pantas kita mencoreng Ke Sucian Tuhan Kita Allah Subhanahu wata'ala dengan berbuat Dosa di hadapannya sedangkan Allah melihat semua perbuatan kita? Kita mengaku Hamba Allah,tapi kita Tega mencoreng Nama Baik Tuhan kita?Salah Satu Sifat Allah yaitu Qudus artinya Suci Allah Subhanahu wataa'la itu Suci tidak mungkin mempunyai Hamba yg Kotor, Ketika kita berbuat dosa ..Orang-orang Kafir menyoraki kita dengan berkata " Itu Orang Islam banyak melakukan Kekejian, Zina, Korupsi atau sebagainya" .Apakah Kita tega mempermalukan Allah di hadapan orang -orang tersebut Maha Suci Allah dari yg mereka Katakan. Maka semoga kita bisa sama-sama mentafakuri,merenungi setiap kali jika kita ingin melakukan Dosa,kita sedang mencoreng Kesucian Tuhan kita ,kita sedang mengolok Olok Tuhan kita,Ibarat kucing tadi yg mengencingi Kasur Majikannya. Allah tempat kita bergantung, yg memberikan kita kehidupan dan menyediakan segala sesuatu yg ada di bumi tanpa kita upayakan semua telah ada ,Ikan di laut bukan kita menciptakannya,Binatang ternak Allah yg menciptakan, Tanaman-tanaman di bumi Allah yg mencipatakan ,Air dari Langit Allah yg menurunkan,Harta kekayaan yg kau miliki tak berguna jika Fasilitas bumi semua itu Allah cabut dari Muka Bumi ini,Apa bisa engkau Makan uang? Apa bisa engkau Meminum Uang? Mobil yg kau kendarai apa bisa mengeluarkan Air Susu? , Jadi coba renungkan lagi jika ingin melakukan dosa, Bagaimana Adab kita kepada Pencipta Kita dan Penguasa Mutlak kita Allah Azzawajala Dia Maha Melihat Maha mendengar , Semua yg kita kerjakan dan lakukan akan ada Pembalasan, lalu ada yg bilang gini "Allah kan Maha Pengampun Maha Penyayang jadi Allah mengampuni semua dosa Hamba-hambanya" Iya memang lalu jika terhadap Allah yg sangat baik itu Kita tega mempermainkannya? Terhadap sesama manusia saja jika kita menemukan manusia yg baik saja,tak tega rasanya kita mempermainkannya, kecuali Orang-orang yg tak punya perasaan,Yg Sudah Allah Kunci Mata Hatinya sehingga mau di beri Renungan Bagaimana pun tak akan bisa melihat Kemaha Baikkan Allah.
Jadi Soulmate semoga kita Bisa merasakan getaran Kecintaan Allah berkat kita menyayangi Makhluk Bumi dengan tulus hal ini juga pasti di rasakan oleh seorang Ibu kepada Anaknya,Seorang Suami kepada Istri nya dan Anaknya jika mereka benar -benar tulus dalam menyayangi, semoga Kita Bisa memetik Hikmah dari setiap kejadian, Allahuma Inni Asa'luka Khusnul Khotimah, Allahuma Yaa Muqolibal Qulub Tsabit Qolbi A'la Dini' Amiin Yarabbal A'lamin, Jazakumullah Khairan Soulmate ,Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh. 💜